Friday, 23 August 2013

4 Alasan Properti Indonesia Sehat

DR. IR. PANANGIAN SIMANUNGKALIT, MSC, RIM
(FOUNDER OF PANANGIAN SCHOOL OF PROPERTY)

Beberapa waktu terakhir ini, begitu gencar media memberitakan bubble properti di Indonesia yang di kautirnya bubble ini akan pecah, sehingga pengalaman pahit ditahun 1998 akan terulang kembali. hal yang sama juga sering ditanyakan saat seminar properti, “apakah Indonesia akan mengalami bubble properti ?
Berdasarkan beberapa data, maka bubble properti di Indonesia masih jauh dari pada yang di gembar-gemborkan dimedia saat ini. Minimal ada empat indikator kuat yang menjadi alasan, mengapa properti diIndonesia sehat :
1) Rasio kredit sektor properti terhadap jumlah kredit perbankan Nasional hanyalah 14% dan jika dibandingkan saat terjadi krisis tahun 1998 yang lalu, angka ini mencapai 21%
2) DiIndonesia hampir 95% dari spekulan properti sebagian besar merupakan masyarakat menengah ke atas yang tidak menggunakan kredit dari Bank untuk membeli properti
3) Kredit macet sektor properti di Bank <5%, saat krisis ekonomi tahun 1998, angka ini mencapai 25%-50%
4) Rasio kredit pada bisnis properti tahun 2012 sebesar 370 triliun dengan rasio terhadap PDB nasional kita hanya 3%, bandingkan dengan negara lain seperti Malaysia sebesar 27%, Singapura sebesar 45%, Amerika sebesar 68%
Data-data ini akan memperkuat keyakinan anda untuk terus menekuni bisnis properti, setuju ?

No comments:

Post a Comment